Translate

Manfaat dan Jenis Jamu

Sebagai warga Indonesia, kita pastinya mengenal jamu. Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Namun, belakangan ini bahasa kerennya, jamu dikenal sebagai obat herbal. Jamu terbuat dari bahan-bahan alami, dari tumbuhan maupun dari hewan. Jamu sebagai obat alami terkenal dengan rasanya yang pahit sehingga biasanya untuk dikonsumsi jamu ditambahkan dengan madu sebagai pemanis agar rasanya leih dapat ditolerasi dengan orang yang mengonsumsinya.

Menurut Winarmo dalam bukunya Kimia Pangan dan Gizi, 1997  secara umum jamu dianggap tidak beracun dan tidak menimbulkan efek samping. Khasiat jamu telah teruji oleh waktu, zaman dan sejarah, serta bukti empiris langsung pada manusia selama ratusan tahun.
Jamu gendong merupakan jamu hasil produksi rumahan (home industry). Yang cara pemasarannya adalah memasukan hasil olahan jamu yang telah dibuat ke dalam botol-botol yang kemudian disusun di dalam bakul. Untuk selanjutnya bakul tersebut akan digendong oleh si penjual. Hingga disebutlah namanya menjadi jamu gendong. Jamu ini dijual dengan cara berkeliling setiap hari. Jamu gendong pada umumnya digunakan untuk maksud menjaga kesehatan. Orang membeli jamu gendong seringkali karena kebiasaan mengonsumsi sebagai minuman kesehatan yang dikonsumsi sehari-hari.


Terdapat berbagai jenis jamu yang dikenal oleh masyarakat Indonesia yang disediakan oleh penjual jamu gendong. Berikut adalah macam-macam jenis jamu gendong dan khasiatnya untuk kesehatan.
1.    Jamu Beras Kencur
Jamu ini dipercaya memiliki khasiat menghilangkan pegal-pegal pada tubuh dan sebagai penyegar saat habis bekerja. Dengan membiasakan minum jamu beras kencur, tubuh akan terhindar dari pegal-pegal dan linu yang biasa timbul bila bekerja terlalu payah. Selain itu, beras kencur bisa meringankan batuk dan merupakan seduhan yang tepat untuk jamu batuk. Jamu beras kencur diperkenankan untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Bahan-bahan yang terkandung dalam jamu ini adalah  beras dan kencur serta biji kedawung, rimpang jahe, biji kapulogo, buah asam, kayu keningar, dan kunir. Sebagai pemanis digunakan gula merah dicampur gula putih.

2.    Jamu Cabe Puyang
Jamu Cabe Puyang dikenal sebagai jamu pegal linu, dikarenakan jamu ini dikenal dapat menghilangkan pegal linu terutama pada pinggang. Selain itu juga jamu ini dipercaya dapat menghilangkan keluhan badan seperti kesemutan panas dingin, dan demam. Jamu ini baik diminum oleh ibu yang sedang hamil tua. Jamu ini mengandungzat besi dan berkasiat ntuk menambah butiran darah merah bagi yang kurang darah atau anemia. Pada jamu Cabe Puyang ini terkandung cabe jawa, dan rimpang lempunyang yang ditambah dengan  adas, pulosari, rimpang kunir, biji kedawung, keningar dan asam kawak. Sebagai pemanis digunakan gula merah dicampur gula putih dan kadangkala mereka juga mencampurkan gula buatan serta dibubuhkan sedikit garam.

3.    Jamu Kudu Laos
Jamu Kudu Laos dipercaya dapat menurunkan tekanan darah, dan melancarkan peredaran darah, menghangatkan badan, membuat perut terasa nyaman, menambah nafsu makan, melancarkan haid, dan menyegarkan badan. Jamu yang memiliki banyak manfaat ini memiliki bahan baku yaitu buah mengkudu dan rimpang laos yang ditambahkan dengan merica, asam kawak, cabe jamu, bawang putih, kedawung, garam, gula jawa, dan gula pasir.

4.    Jamu Kunyit
Jamu kunyit atau juga dikenal sebagai kunir asam dikatakan oleh sebagian besar penjual jamu sebagai jamu 'adem-ademan atau seger-segeran' yang dapat diartikan sebagai jamu untuk menyegarkan tubuh atau dapat membuat tubuh menjadi dingin. Ada pula yang mengatakan bermanfaat untuk menghindarkan dari panas dalam atau sariawan, serta membuat perut menjadi dingin. Seorang penjual jamu mengatakan bahwa jamu jenis ini tidak baik dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil muda sehubungan dengan sifatnya yang memperlancar haid. Ada pula penjual jamu yang menganjurkan minum jamu kunir asam untuk melancarkan haid. Jamu ini dibuat dari buah asam dan kunyit yang ditambahkan dengan inom (daun asam muda), temulawak, biji kedawung, dan air perasan buah jeruk nipis. Sebagai pemanis digunakan gula merah dicampur gula putih

loading...

5.    Jamu Pahitan
Jamu Pahitan dikenal sebagai jamu yang memiliki banyak khasiat khususnya untuk gatal-gatal dan kencing manis. Selain itu jamu ini juga dikenal baik untuk dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah dengan jerawat, dan bau badan. Bahan baku dari jamu ini adalah sambiloto dan dapat ditambahkan dengan brotowali, widoro laut, doro putih, dan babakan pule. Ada pula yang mencampurkan bahan lain seperti adas dan atau empon-empon (bahan rimpang yang dipergunakan dalam bumbu masakan). Ramuan jamu pahitan sebaiknya dicampur dengan berbagai rempah-rempah dan empon-empon, jika ramuan tidak dicampur dengan berbagai rempah-rempah dan empon-empon ada indikasi kurang baik untuk kesehatan.

Baca artikel lainnya tentng manfaat berbagai macam makanan dan minuman disini.
0 Komentar untuk "Manfaat dan Jenis Jamu"

Back To Top